Friday, July 13, 2012

I'm Serious - Part 2 - Tutorial

Ini dia bagian ke-2 dari I'm Serious. Sebenarnya ini lebih ke memenuhi janji ke diri sendiri dan lagi ngukur keseriusan sih :D I'm Serious - Part 1 ada di sini ya.

Sekarang saatnya berbagi tutorialnya, dan ini adalah tutorial pertama yg aku bikin. Plok plok plok..
Bukan aseli hasil penemuan sendiri sih. Idenya dari Mbak Indah yg punya merk Mochie2Felt. Tp udah ijin untuk sharing ilmu kok ^^

So, are you ready? Here we go baby :)

Langkah 1 : ALAT DAN BAHAN.
- kain flanel warna biru
- kain flanel bermotif bulet-bulet biru
- kain flanel warna krem
- kain flanel warna coklat tua
- tali panjangnya 40cm
- manik hitam
- kancing bunga
- gantungan/ring kunci (tanpa rantai ya)
- benang yg warnanya sesuai/serasi dg kain flanel
- plastik bekas cover proposal, hehehe.. Kalo mau kasih usaha sedikit lebih banyak, aselinya mah dibikin dari kain laken/kain keras. Bisa dibeli di toko kain :)
- lem
- gunting kain
- jarum



Langkah  2 : POLA
Ini pola yang kita perlukan.
Pola yg paling kiri : pola untuk badan bagian belakang (a)

Tinggi : 15cm.
Lebar bagian atas : 6cm
Lebar bagian bawah : 7,5cm
Pola yg tengah : pola untuk baju bagian depan (bikin dua buah pola (a), lalu gunting menjadi  dua bagian seperti gambar di samping)

Pola yg bulet : untuk wajah

Karena ini 'cuma' pola, jadi aku pake kertas bekas aja. Maklum, profesi sampinganku pengepul barang bekas (yg masih bisa dimanfaatin lagi, tentu sajaa ;)
Kalo temen-temen mau, bisa juga jiplak polanya di kardus/karton susu, jadi ntar bisa awet dan bisa dipake lagi.



Langkah 3: Pola utk pengeras bagian badan

Ini fungsinya biar kain flanelnya nggak lemes banget.
Kenapa aku pake plastik bekas cover proposal? Soalnya side job aku adalah 'pemulung', hahaha... Just like what I wrote above,
Kalo mau kasih usaha sedikit lebih banyak, aselinya mah dibikin dari kain laken/kain keras. Bisa dibeli di toko kain. Cara bikinnya tinggal tempel pola di langkah 2 di plastik cover/kain laken yang akan kita pakai.
 
Langkah 4 : MEMBUAT BADAN BAGIAN DEPAN DAN BELAKANG

Yang untuk bagian belakang, tempel flanel biru di seluruh pola yg dari plastik cover tadi :p
Untuk bagian depan, yang bagian bawah (rok), tempel kain flanel biru.
Yg bagian atas (kerudung), tempel kain flanel bermotif.
Semuanya ditempel di pola yg dari cover plastik tadi yaa ^^












Langkah 5: MEMBUAT WAJAH
 Sekarang kita akan bikin wajahnya.
Flanel warna krem (ato coklat muda ya?) : untuk wajahnya
Flanel warna coklat tua : untuk aksen rambut & poni. Yang ini terserah temen2 juga. Mau bikin poni lempar ato poni lurus juga boleh.

Tips biar simetris komposisi wajahnya, gambar titik pake pensil di lingkaran wajah. Tipis aja. Dua titik untuk mata, dan bentuk bibir. Ini fungsinya sebagai penanda aja kok.
Jangan sampe kebalik ya pake benangnya. Hitam untuk mata, merah muda untuk bibir.





Langkah 6 : MENYATUKAN TALI
Masukan ring gantungan kunci, lalu satukan bagian ujung tali, jahit sampai cukup kencang. Kalau bisa, sekalian jahit juga kancing bunganya ya.
Kancing itu berfungsi utk menutup bekas jahitan (dan biar keliatan cantik tentu sajaa :p), sekaligus biar ntar talinya nggak merosot waktu ditarik naik-turun :D
Untuk kancing di sisi lain, tempel aja pake lem. Yg simetris yaa ^^


*Di photo session yg ini aku lupa masukin ring-nya dari awal. Tapi ngga masalah dong. Bisa tetep dimasukin kaya masukin kunci aja kok.

Oia, itu benang yg di bagian belakang cuman bayangan yaa. Maklum, photo sessionnya dg penerangan lampu kamar doang :p



 Langkah 7 : MENYATUKAN BAGIAN BADAN DAN TALI
Sekarang bagian jahit menjahit untuk menyatukan bagian badan depan-belakang & talinya.
Jahit feston seluruh bagian, kecuali di bagian atas kepala dan bagian bawah rok. Gambar di samping cukup jelas kan ya?
 

 Untuk jahitan di bagian atas kepala, ukur dan pastikan supaya tali ngga terlalu seret pas ditarik naik turun, atau malah terlalu longgar dan merosot :p


.






Now, we're one step closer to the finish line.
Sekarang, aku belum postingan hasil jadinya dulu ya. Mau liat hasil karya temen2 juga. Boleh di-share di Fanpagenya Gallery Cah Ayu di FB ya..

Biar nggak penasaran, ini hasil yang udah aku bikin sebelumnya.
This is mine. Where's yours? ^^

Happy felting,
WiRani

Saturday, July 7, 2012

Firework


Pernah denger lagu ini belum? Aku sih dengernya udah agak lama. Tapi nggak tau kalo itu Katy Perry, dan dengernya pun cuman sekilas ajah. Ternyata yaaa.... Lagu ini keren banget, dan Katy Perry tentunya :)
Siapa tahu belum nonton, ini link videonya di Youtube.


Mau nyanyi bareng? ^.^
Ini lirik lagunya :

Do you ever feel like a plastic bag
Drifting through the wind, wanting to start again?
Do you ever feel, feel so paper thin
Like a house of cards, one blow from caving in?

Do you ever feel already buried deep?
Six feet under screams but no one seems to hear a thing
Do you know that there's still a chance for you
'Cause there's a spark in you?

You just gotta ignite the light and let it shine
Just own the night like the 4th of July

'Cause baby, you're a firework
Come on, show 'em what you're worth
Make 'em go, oh
As you shoot across the sky

Baby, you're a firework
Come on, let your colors burst
Make 'em go, oh
You're gonna leave 'em falling down

You don't have to feel like a waste of space
You're original, cannot be replaced
If you only knew what the future holds
After a hurricane comes a rainbow

Maybe you're reason why all the doors are closed
So you could open one that leads you to the perfect road
Like a lightning bolt, your heart will blow
And when it's time, you'll know

You just gotta ignite the light and let it shine
Just own the night like the 4th of July

'Cause baby you're a firework
Come on, show 'em what you're worth
Make 'em go, oh
As you shoot across the sky

Baby, you're a firework
Come on, let your colors burst
Make 'em go, oh
You're gonna leave 'em falling down

Boom, boom, boom
Even brighter than the moon, moon, moon
It's always been inside of you, you, you
And now it's time to let it through

'Cause baby you're a firework
Come on, show 'em what you're worth
Make 'em go, oh
As you shoot across the sky

Baby, you're a firework
Come on, let your colors burst
Make 'em go, oh
You're gonna leave 'em falling down

Boom, boom, boom
Even brighter than the moon, moon, moon
Boom, boom, boom
Even brighter than the moon, moon, moon


Kita adalah kembang api. Kita bisa bercahaya, lebih terang dari bulan, malah.
Yang perlu kita lakukan adalah menyalakan sumbu semangat di diri kita.
Juga, nggak perlu berlama-lama patah semangat dengan "keburukan dan kelemahan", karena
"After a hurricane comes a rainbow"


 Motivasi - apapun bentuknya - sangat bisa kita dapetin dari luar (orang-orang terdekat, sosok sukses di luar sana, buku-buku bacaan, bahkan dari lagu-lagu sejenis ini).
Tapi kalo kitanya nggak segera menyalakan sumbu semangat di diri kita sendiri, trusss siapa lagi?

Nyanyi lagi yuuuuk :D

Cause baby, you're firework.

Come on, show 'em what you're worth.




Regards,
Wirani

Wednesday, June 27, 2012

I’m serious! (part 1)


Liat kan wajah saya yang serius itu?!

Hehehe… Itu sebenernya wajah akting kok. Akting pasang raut wajah serius. Tapi walaupun wajahnya akting, sama sekali nggak mengurangi keseriusan saya buat nulis dengan judul “I’m Serious” ini.

Sabtu ke 4 bulan Juni 2012 lalu saya beneran ngrasa dilema untuk ambil keputusan. Saking (hampir) putus asanya, sampe-sampe saya kepikiran mau datengin Prof. Dumbledore ato Hermione buat minjem jam pasir pemutar waktu. Soalnya di Sabtu yang sama dan di waktu yang hampir bersamaan pula, ada 4 kegiatan di mana saya harus mengikuti dan hadir di kegiatan itu. Nggak usah saya rinci lah yaaa.. Yang pasti kegiatan-kegiatan itu penting buat saya. Sama-sama penting. Tapi saya nggak mau kehilangan semua momen ituuu. Tapi (lagi), saya kan nggak hidup di dunia yang sama dengan Prof. Dumbledore. Lagipula saya juga bukan sejenis mahluk hidup yang punya jurus seribu bayangan kaya Naruto dan bisa ada di beberapa tempat sekaligus kan??

Dari 4 pilihan yang ada, saya nggak bisa ambil semua, tapi juga nggak boleh lepasin semua. Akhirnya saya harus milih, dan saya pilih 2 (no no no… Ini bukan black campaign pemilihan gubernur kok :p). Salah satu yang saya pilih adalaaaahhh...
Dateng ke siniiiii:
Crayon's Craft - Objek Wisata Kreatif di Jl. Aceh, Bandung
Bukaannn…. Saya bukan mau belanja di sini.. Akhir bulan mah rada diirit dikit lah buat pengeluaran :D Saya dateng ke Crayon’s Craft lantaran ada seorang crafter baik hati yang mau ngadain workshop bikin iniii :
Workshop bikin gantungan kunci dan rumah kunci :)
Tanpa mengurangi kecepatan motor bebek saya, cepet-cepet saya ngebut ke Crayon’s Craft biar bisa maksimal dapetin ilmunya, dan setelah 60 menitan di sana, saya balik lagi ke kant*r buat nyelesein kerjaan saya. Huftt…

Mungkin Indah rada sebel kali yaa sama saya, karena pas workshop itu, saya lumayan banyak nanya, dan rasanya peserta lain nggak ada yang menanyakan pertanyaan-pertanyaan kaya yang saya lontarkan (pertanyaannya, kamu ngerti nggak, saya lagi nulis apa?).


Ini nih yang saya kerjain di workshop ituh.
Fotoin aktifitas bu guru dan anak guru :P
dan tentu saja ngerjain materi workshopnya atuuhh ^^

ini hasil 60 menit saya nongkrong di sana

hasilnya langsung saya pake buat kunci-kunci di rumah















Dan dari workshop itu, ide-ide mulai bermunculan di kepala saya, termasuk ide untuk mengakali bahan-bahan dasar yang dipake Mochie yang saya belum punya. Lalu saya beraksi di rumah, jiplak pola (yang ini udah minta ijin lhooo :D), gunting sana, gunting, sini, lem sana, jahit sini, dan jadilah ini….
si gundud ^^

Indaaahh, ini lho karya yg aku maksud ^^

Kalo Indah pake kain laken (yang keras itu lhoo), saya pake sampul plastik bekas cover proposal :D
Kalo Indah pake kain perca dilapis kain keras, saya tetep pake kain flanel bermotif
Kalo Indah pake tali yang tebel (adeuh, apa ya namanya?), saya pake pita biasa.
Kalo Indah udah lebih halus jahitannya, saya mah masih rasa kasar dan ngasal :p
Ini punya Indah :)

Ini punya saya ;)

Yang penting niatnya, Sodara-sodara! SERIUS mau menekuni.
Saya sih makasih banget sama Indah karena udah punya ide buat bikin workshop beginian, jadinya saya punya kesempatan buat belajar ngembangin ide dan kreatifitas saya di dunia perflanelan. Semoga sih blio nggak bosen kalo saya tanya ini-itu soal flanel, hehehe…
Ini nih INDAH yang dari tadi saya ceritain. Yang punya merk Mochie2 Felt ^^
Oke deh, sekian dulu cerita-cerita soal betapa seriusnya saya mau nambah ilmu dan mengasah kemampuan di dunia handcraft flanel. Masih ada “I’m serious part 2” lho.. Tungguin ya ^^

Hugs and kisses,

Wirani

Saturday, June 16, 2012

Nothing in this world is original. It is influence.


Saya dengar kalimat itu dari ucapan Agnes Monica waktu penjurian Indonesian Idol 2012, kalo nggak salah waktu penjurian bulan Maret 2012.

Ngomong-ngomong soal Agnes Monica dan saya, secara umur, hanya beda beberapa bulan antara saya dan dia. Saya ngefans banget sama dia sejak dia nge-host Tralala Trilili. Believe it or not, she is my role model; ‘til today ^.^
Source : Agnes Monica Official Site

Oia, saya bukan temennya Agnes Monica kok, apalagi sodaranya :p  Saya ‘terhubung’ sama dia karena – tentu saja selain karena dia adalah public figure yang mudah dikenali ­adalah apa yang dia ucapkan dan lakukan untuk membuktikan ucapannya.
How she campaigns the slogan of “dream, believe, make it happen” is soooo influence myself.
Beberapa kali saya sempet liat postingan di FB atau YM punya temen yang menuliskan hal yang sama. Jadi ternyata bukan saya sendiri ya yang ter-influence oleh Agnes Monica ini? ;)

Kembali ke ide awal tulisan ini tentang ‘Nothing in this world is original. It is influence.’ Buat beberapa orang mungkin ini kedengeran biasa aja (atau malah nggak ngefek sama sekali?!), tapi buat saya, ini nonjok banget. Gimana enggak? Bahkan dari bayi pun, we are a great imitator of our parents, atau paling nggak, kita terpengaruh oleh orang yang kesehariannya dekat dengan kita. Dari gaya bicara, bertingkah, bahkan mungkin cara berpikir.

Tenaaang, saya bukan lagi pengen mengajukan pembenaran/pembelaan buat si copy cat, plagiator, dan sejenisnya. Itu lain soal kok. Yang lagi berkutat di kepala saya bagaimana hidup kita nih benar-benar dipengaruhi oleh banyak hal di luar diri kita sendiri.
Agnes Monica aja di awal karir nyanyinya sempet terinspirasi gaya nyanyinya Christina Aguilera dan BritneySpears kan? :p Buat orang yang memeluk agama atau paham tertentu, pasti ada juga tokoh yang menjadi inspirasi mereka, baik ucapannya, tindakannya, atau ajarannya.

Baca buku yang berisi kumpulan cerita tentang para Guru Zen di Jepang, saya jadi terinspirasi untuk mengosongkan diri dan lebih membumi. Melihat pembicara yang atraktif di kelas anak-anak Sekolah Minggu, saya jadi berkeinginan untuk bisa sekeren dia. Menikmati suara cantiknya Sean Idol, saya jadi pengen lagi latian nyanyi di gereja – dan nggak bolos lagi. Berinteraksi dengan pecinta kerajinan tangan dari kain flanel, jadi pengen selihai mereka biar bisa bikin felt handcraft yang yahud juga. Ngliat profilnya Dini Shanti, jadi pengen setajir dia jugalaah :D
Jadi pengen semua, jadi terinspirasi semua. Tapi tentu aja nggak semua bisa ‘masuk’ ke dalam diri saya tho? Sebanyak-banyaknya spons menyerap air, di titik tertentu pasti nggak muat lagi buat nyerap air kan? Karena ada sifat spons dalam diri manusia, secara sadar atau nggak sadar, saya akan memilih hal-hal positif yang ada dari si influence itu. Saya hanya menyerap. Bukan menjadi. Ketika saya mengatakan “Saya ya saya. Nggak ada yang lain,” rasanya kok gak gitu-gitu amat ya. Makanya saya sebel banget kalo pas lagi kenalan sama orang dia ngejawabnya “Emang kamu kenal aku yang lain? Aku ya aku. Nggak ada yang sama dengan aku.” Because nothing in this world is original. It is influence.”

So, hal-hal apa saja yang influence diri kamu? Sebaiknya sih hal-hal yang influence itu, bisa mendatangkan kebaikan buat kita, dan buat orang-orang yang kita temui. Karena ‘menerima adalah berkah, dan memberi adalah anugerah.’ Jadi orang harus berguna tho?


*cmiiw ya, kawans. Cheers ^^

WiRani

Wednesday, May 30, 2012

Bercerita di Sekolah Minggu tentang Nabi Elia

Di penghujung Mei 2012 ini aku pengen berbagi tentang pengalamanku minggu lalu (27 Mei 2012) pas ngajar Sekolah Minggu kelas Anak Kecil & Balita. Di sini kelasnya memang digabung, karena memang jumlah anak berusia di bawah 7 tahun di Pos Pelayanan Situsaeur, Bandung, tidak begitu banyak. Hanya 13 anak.

"I expect nothing but the best"

Aku mengharapkan diriku sendiri untuk bisa melakukan yang terbaik untuk menyampaikan Firman Tuhan ke anak-anak,
Aku juga mengharapkan anak-anak sekolah minggu yang ada di dekatku bisa nangkep apa yang ini aku sampaikan,
yang pasti sih aku selalu mengharapkan dan memohon ke Tuhan untuk memberkati dan menyempurnakan talenta dan usaha yang aku kerjakan.

Maka dari itu, untuk merealisasikan ide-ide yang meletup-letup di kepalaku, dan juga pengetahuan yang aku baca dari artikel blogs tentang Sekolah Minggu, atau buku-buku berseri tentang teknik mengajar sekolah minggu, kali ini aku mau menyajikan pentas drama pribadi tentang Nabi Elia (yang tentu saja jadwal Bahan Bacaannya sesuai dengan kurikulum Komisi Pelayanan Anak di Gereja Kristen Jemaat Bandung).

No no no.. Aku sedang tidak ingin berkotbah dan membacakan ulang cerita di Alkitab tentang Nabi Elia, yang ruarrrr biasa panjang itu. Berdasarkan pengetahuanku, teknik mengajar atau bercerita sangatlah penting bagi anak-anak yang dilayani, karena hal ini akan bikin mereka lebih bersemangat beribadah di gereja atau di sekolah, khususnya anak-anak yang di bawah 7 tahun.

Kaya tadi yang aku bilang di atas, aku mau main drama pribadi alias mau memerankan lebih dari 1 dalam cerita Nabi Elia (Eh, dalam dunia seni peran, apa sih istilahnya untuk beginian? :p )

Dari sekian banyak perjalanan kisah Nabi Elia, kali ini aku mau ambil beberapa kisah yang bisa aku visualisasikan, hehehe... Bukannya sedang bermaksud menghilangkan unsur yang lain, tapi aku juga ngaca sama kemampuanku yang masih tingkat beginner laaahhh....

Poin yang ingin aku jadikan drama kali ini :
- Kisah pertemuan Elia dengan seorang janda dan anaknya yang sedang mencari kayu bakar di daerah Sarfat
- Mukjizat tepung dan minyak yang tidak pernah habis di rumah janda tadi
- Mukjizat yang dilakukan Nabi Elia untuk membangkitkan anak janda tadi dari kematian

Ini dia seluruh perlengkapan pentasku :D

SARUNG : dipakai untuk kostum Nabi Elia sekaligus kerudung si janda
SYAL RAJUT : untuk diikatkan kepala pas berperan jadi Nabi Elia

ROTI KERING : digunakan utk memvisualisasikan roti yg dibuat oleh si janda

Semua perlengkapan ini adalah benda-benda yang emang udah ada di rumahku. Benar-benar memanfaatkan yang ada, dan memaksinalkan fungsinya. Jadi begini ceritanya.

Masih berkostum biasa saja, dan membuka cerita dengan narasi, "Adik-adik, hari ini saya akan membawakan cerita tentang seorang Nabi yang luar biasa hebat." Tetap jaga kontak mata dengan seluruh anak-anak, sambil mengenakan sarung dan mengikat syal di kepala.
*pas aku lagi beraksi, sayangnya gak ada yg memfoto. Jadi semoga terbayang ya bagaimana bentuk orang yg pakai sarung & kepalanya diikatkan syal ;)

Sambil menarasikan kisah kekeringan yang melanda daerah itu, aku berjalan ke sana kemari dengan sangat perlahan. Maksudnya tentu saja untuk menggambarkan bahwa pada waktu itu, Nabi Elia juga menderita akibat kekeringan dan kelaparan.

Lalu ketika Nabi Elia sedang bercakap-cakap dengan si janda, aku membuat percakapan/dialognya lebih lambat & slow, karena aku perlu waktu beberapa detik lebih lama untuk melepas sarung dan menaikkannya ke atas badan, dan menjadikannya kerudung si janda. Hahahahah... Bisa kebayang gak? Kalo diinget-inget, agak norak juga sih ide ini.. Tapi aku selalu mengingatkan diri sendiri, "Kalo gak 'norak', ntar gak dapet atensi anak-anak. Hasilnya, they got nothing from you."

Caraku bercerita tetap mengikuti alur kisah poin-poin di atas, dengan improvisasi dialog, switch tone between Elija & the widow, dan bagian yg sepenglihatan mataku menjadi paling menarik buat anak-anak adalah ketika aku membuat bunyi-bunyian dari tas plastik dan mengeluarkan roti kering :D

Pesan cerita Elia kali ini tentu saja adalah ingin menekankan bahwa keberserahan Elia kepada Allah, yang diungkapkannya melalui doa, akan menjadi berkat dan sangat berkuasa.
Untuk lebih menempelkan pesan ini kepada anak-anak, ayat hafalan diambil dari Yakobus 5 : 16b "Doa orang benar, besar kuasanya." Setelah satu per satu maju ke depan dan belajar mengucapkan 1 kalimat tanpa berhenti, aku mengajak mereka juga untuk juga belajar berdoa. Tetap satu per satu ku datangi anak-anak itu, dan membimbing mereka untuk mengucapkan doa apa saja yang pernah mereka ucapkan. It works, baby!! Walau beberapa ada yang malu-malu dan masih perlu dibujuk untuk mengeluarkan suara :P, tapi aku ingin memastikan bahwa mereka dapat mengucapkan doa apa saja kepada Tuhan ^^


Harapanku tentu aja agar aku dan para pelayan anak lainnya akan lebih dimotivasi dan diperlengkapi untuk melayani generasi muda yang akan datang sehingga banyak jiwa anak-anak yang akan dimenangkan karena anak-anak akan merasa gereja adalah tempat yang cool dan menyenangkan.

Ini ceritaku. Apa ceritamu?


Hugs and kisses,
WiRani



Friday, May 11, 2012

Es Potong Flanel

Akhirnyaaaaa
hari ini bisa mengalahkan kemalasan buat nge-blogs lagi. Kali ini mau berbagi tentang hasil kerajinan tanganku buat ngutak atik kain flanel menjadiii... taraaaaa.....
 
Betul sodara-sodara, itu adalah hasil karyaku, sesuai dg judul posting ini : "Es Potong Flanel"
Ide awal bikin ini dapet nyontek dari blogger yg juga suka ngerjain hil-hil berkaitan sama kain flanel. Sekarang sih aku lupa siapa namanya & alamat blogsnya, tapi ntar klo udah inget aku kasih link-nya deh :)

Udah dapet ide awal, tutorialnya juga ada, sekarang laaah waktunya beraksi.. Yihaaayyy....
Beberapa motif untuk es potongnya juga masih nyontek sih, tapi ada juga yg hasil 'bermain imajinasi' lhoo.. Tapi setelah dipikir-pikir, emang beneran imajinasi deh.. Soalnya waktu SD sekitar tahun 1995an, gak pernah nemuin es potong yang seramai ini deh, hohohoh.... Ini dia hasil imajinasiku..:
Yg ini ceritanya Es Potong disiram zigzag susu kental manis :)
Kalo yang di atas disiram,  yang ini langsung dicelupin ke susu kental manis  :)

Awalnya mau dikasih judul "Es Potong Kacang Ijo". Tapi kok ada yang kuning, biru, dan pink ya? Hmmm...

Yang ini apa ya? Uhmm, ahaa... yang ini es potong lilit gula-gula :p

Kalo yang ini ditaburin meises warna-warni

Es Potong ditaburin meises coklatttt :p
daaaan, yg terakhir adalah es potong dicelupin ke krim coklat. Yummiii....

Di bagian belakang ditempel aplikasi magnet buat kulkas ^^

Fyi, yg di atas itu udah ludes dijualin sama karib ku si Cory Febriyani lho .. Gak tau deh gimana cara jualannya :p
Oh iya, udah kepikiran banget buat berbagi tutorialnya nih.. Semoga dalam waktu dekat, aku berhasil mengalahkan virus kemalasan lagi ya, xixixix... Jadi bisa maksimal berbaginya ^^

Last, ada yang berminat pesan? Monggoo... Yang (juga) mau nyontek idenya? Silakan :)


Happy felting fellas,
WiRani

Tuesday, April 10, 2012

Life is a music

Two days ago, I got some text messages on my cell phone . Of course, most of them are Easter Greetings. Yes, Easter is Christ's resurrection. Praise HIM, Praise the Lord!

From all of those messages on my inbox, this message got my attention. I've ever read this message few years ago. But this message seems so real for my recent life. Here we go :

Life is a music

Do – something well
Re – member GOD
Mi – racles around you
Fa – ith in HIS name
Sol – idarity inside
La – st
Si – t and pray

Tuliskan rencanamu dengan sebuah pensil, tapi berikan penghapusnya pada Tuhan. Ijinkan DIA menghapus bagian – bagian yang salah dan menggantinya dengan rencanaNYA yang indah.


(because the message ended with Bahasa, so I'll start writing in Bahasa too ;) )

Aku punya rencana pribadi. Impian-impian pribadi. Cita-cita yang masih pengen aku kejar. Mimpi-mimpi yang rasanya pengen banget buat diwujudin.

Cita-cita punya kepribadian yang semakin matang.
* deposito pribadi, rumah pribadi, hahahahaha....

Keinginan untuk bisa menjalani hidup bersama sang hubby dengan menyenangkan.
* pengen deh next honeymoon pergi lagi ke tempat-tempat yang belom pernah dikunjungi. Bunaken, di Manado? Bangkok? Tokyo? Stockholm?  Siapa sih yang gak pengen liburan ke sana? ^^

Harapan biar selalu diberi kekuatan dan kesehatan dari Yang Maha Memiliki.
* rasanya gak ada deh orang yang rela "nyimpen" penyakit di dalam tubuhnya? Betuuul? ;)

Walaupun Paskah nggak ada kaitannya dengan my next honeymoon :D, tapi aku bisa belajar buat berserah. Ya, berserah kepada Sang Khalik. Menyerahkan hidup seluruhnya kepadaNya.

Aku punya pensil untuk menulis rencana-rencanaku, aku tulis urutan 1-2-3 dst, beberapa kali juga menuliskan kekesalan dan kekecewaan, bahkan kadang goresan pensil tidak sampai membuat kata atau kalimat - hanya ekspresi kosong seperti T.T atau :'( atau >.< yang merupakan tanda bahwa aku sedang kehilangan gairah dan bingung arah tujuan, dan bahkan pensil pernah digeletakan begitu saja.

Di saat yang sama, aku terus mengingatkan pada diriku sendiri untuk menyerahkan penghapusnya pada Sang Maha Benar. Belajar untuk legowo ketika Dia memperbaiki beberapa urutan rencanaku yang kebolak balik, belajar tidak marah ketika Dia menghapus impian paling berharga menurutku, dan belajar mengucap syukur ketika Dia juga menghapus kekecewaan dan amarahku, yang digantinya dengan sebuah kebahagiaan.

Sama seperti nada-nada di atas,

Do – something well : Bagianku adalah melakukan hal-hal baik semampu aku. Seoptimal kemampuanku. Push it to the ledge! Do it 400%!

Re – member GOD : Ketika aku berusaha, tetep inget kalo ada Sang Penilai yang mengawasi setiap langkahku. Apapun itu - baik dan buruk.

Mi – racles around you : Dalam setiap usaha yang aku lakukan, pasti akan menemukan "kebetulan-kebetulan" yang rasanya qo mustahil. Tapi qo ya ajaib? (ngomongnya sambil nyengir kegirangan ya..) Yaaa, apalagi kalau namanya bukan miracle.

Fa – ith in HIS name : Percaya. Ya, percaya aja. Pasti ntar adaaaa aja yang Dia kasih ;)

Sol – idarity inside : Selama masih hidup sama manusia, jangan lupa juga dong dan jangan pelit untuk berbuat baik ke mereka. Sebarin juga dong kebahagiaan yang kita dapet minimal buat orang-orang yang ada di deket kita, orang kita temui, yang kita sapa.

La – st : yang terakhir

Si – t and pray : Serahkan penghapusmu padaNya. Duduklah dengan tenang. Bicaralah padaNya dengan kejujuran. Dia akan mendengarkan.


With Love,
WiRani